Membahas mengenai informasi seputar kehidupan kampus di Indonesia

Pemerintah Isyaratkan Setuju Santunan untuk Petugas KPPS Meninggal

Pemerintah memberi tanda menyepakati saran supaya petugas Grup Penyelenggara Pengambilan Nada (KPP) yang wafat waktu bekerja pada 17 April 2019 memperoleh santunan dari pemerintah.

Baca juga : Jurusan di UNM

Awalnya, Ketua KPU Arief Budiman menyarankan supaya petugas KPPS yang wafat memperoleh santunan sebesar Rp30 juta.

“Mengenai saran untuk memperoleh tunjangan, saya telah mengecheck serta peluang kita bisa menampung lewat standard cost yang tidak biasa di kerangka ini,” kata Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani pada wartawan selesai ikuti Sidang Kabinet Paripurna, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (23/4/2019) siang, seperti diambil dari setkab.go.id.

Mulyani janji akan lihat berapakah keperluan serta bagaimana akan memutuskan memberi santunan itu sesuai ketentuan perundang-undangan.

Baca juga : Jurusan di POLIMDO

Berdasar pada catatan KPU ada 91 orang petugas KPPS wafat, serta 374 orang sakit yang menyebar di 19 propinsi. “Sakitnya beragam,” kata Ketua KPU Arief Budiman di Jakarta, Senin 22 April 2019.

Komisioner KPU merencanakan berjumpa Menkeu untuk mengulas peluang pemberian santunan pada beberapa petugas KPPS yang wafat dalam melakukan pekerjaannya itu.

  • コメント

    名前
    Silahkan masukan huruf yang tertulis pada gambar di atas dengan benar.
    Komentar hanya dapat dihapus oleh pemilik Blog!
    削除
    Pemerintah Isyaratkan Setuju Santunan untuk Petugas KPPS Meninggal
      Komentar(0)