Membahas mengenai informasi seputar kehidupan kampus di Indonesia

Bea Cukai Tegaskan Tidak Ada Pembatalan Penyegelan Kapal Pembangkit Listrik

Kepala Kantor Bea Cukai Manado, Nyoman Adhi Suryadnyana menyatakan, kapal pembangkit listrik Leasing Marine Vessel Power Plant (LMVPP) Karadeniz masih disegel. Penegasan ini dikatakan sebab tersebar berita jika penyegelan itu diurungkan.

Baca juga : Biaya Kuliah UNTAD - Pendaftaran UNTAD

"Kapal sebetulnya masih segel," tegas Nyoman, Senin (25/2/2019). Ia menuturkan, kapal masih disegel sampai PT Karpowership Indonesia penuhi syarat-syarat administrasi, salah satunya surat info bersama dengan untuk PPN, referensi dari Dirjen Bea Cukai, serta surat info suport dari lembaga berkaitan dari kementerian BUMN.

"Sebab peraturannya mewajibkan semacam itu, kekurangan ini mesti mereka lengkapi. Itu ditata dalam ketentuan Menteri Keuangan No 178 serta Perdirjen No 02 tentang import sesaat ini," jelas Nyoman

Sudah sempat tersebar berita jika penyegelan kapal pembangkit listrik Leasing Marine Vessel Power Plant (LMVPP) Karadeniz tidak jadi dikerjakan oleh Kantor Bea Cukai Manado. Karena, telah ada persetujuan bersama dengan pada PLN UIW Suluttenggo serta Bea Cukai.

Akan tetapi, Nyoman menjelaskan, berita yang tersebar itu tidak benar. Ia menuturkan, sebetulnya itu cuma bentuk keinginan maaf pihak PLN ke Bea Cukai, tetapi diperhalus melalui pemberitahuan yang di-publish di situs facebook sah PLN Lokasi Sulawesi Utara, Tengah, serta Gorontalo.

Beredarnya berita itu, membuat Nyoman menyapa langsung General Manager (GM) PLN UIW Suluttenggo, Christyono atas pengakuannya itu. "GM PLN kan saya tegur, bapak ini lho dari pertama saya undang. Permasalahan Anda saya membantu tuntaskan, Anda saya beri beberapa keringanan, saya yang justru ingatin Anda, kekeliruan Anda, lho kok keluar di alat ini hari saya susah sekali, bapak kok jadi mempersalahkan kami," tegas Nyoman

Baca juga : Biaya Kuliah UHO - Pendaftaran UHO

Selanjutnya Nyoman kembali menyatakan jika kapal pembangkit listrik LMVPP Karadeniz memiliki 120 MW yang ada di PLTU Amurang, Minahasa Selatan, Sulawesi Utara masih disegel. "Jika bertandang ke Amurang, dapat lihat sendiri masih dikerjakan penyegelan, ini permasalahan kedaulatan negara kita," pungkas Nyoman.

  • コメント

    名前
    Silahkan masukan huruf yang tertulis pada gambar di atas dengan benar.
    Komentar hanya dapat dihapus oleh pemilik Blog!
    削除
    Bea Cukai Tegaskan Tidak Ada Pembatalan Penyegelan Kapal Pembangkit Listrik
      Komentar(0)