Membahas mengenai informasi seputar kehidupan kampus di Indonesia

Kasus Karen Bisa Berimbas Profesional Takut Ambil Langkah Strategis

Penentuan eks Dirut Pertamina Karen Agustiawan dkk menjadi terduga menimbulkan diskursus sendiri di kelompok pakar perminyakan, apa tindakan korporasi yang dikerjakan Pertamina dapat digolongkan menjadi tindakan menantang hukum serta bisa dipidana.Wakil Ketua Umum Ikatan Pakar Tehnik Perminyakan Indonesia (IATMI) Hadi Ismoyo prihatin dengan masalah yang menyeret Karen itu. Menurut dia, langkah pemidanaan atas tindakan korporasi itu tidak pas.

Baca juga : Jurusan di UNIB

"Menurut saya kurang pas, ini corporate action kok ditarik ke ranah hukum. Jika akhirnya tidak sesuai dengan perkiraan awal, bermakna menjadi professional beliau tidak ahli serta wajar tidak naik pangkat atau diberhentikan, akan tetapi bukan di pidanakan. Saya menjadi Wakil Ketua Umum IATMI sangat begitu prihatin," kata Hadi, Jumat (28/9/2018).

Dalam masalah usaha kata Hadi, begitu lumrah bila satu ketetapan mempunyai kekuatan tidak untung atau tidak berhasil. Namun, katanya, perihal ini baru bisa dibawa ke ranah pidana jika Karen dapat dibuktikan memperoleh "kontan back" atau pembayaran dari pihak yang diuntungkan dalam investasi itu.

"Kami menjadi profesional migas tidak memahami. Sebab ini sisi usaha. Terkecuali Kejagung telah kantongi bukti sahih transaksi tidak lumrah," tuturnya.

Menjadi professional, Hadi memandang peristiwa Karen ini akan berefek jelek pada dunia usaha serta investasi. Beberapa pemangku kebijaksanaan publik (kebijaksanaan usaha) tentu saja akan berpikir lagi untuk lakukan keputusan-keputusan strategis.

"Kami menjadi professional dengan masalah semacam ini jadi ngeri ngeri enak lakukan ketetapan strategis. Ditambah lagi di dunia migas itu high risk high kapital. Jika semua resiko dipidanakan lebih baik tidak perlu lakukan explorasi. Sebab jika dryhole ya bisa jadi kami didakwa merugikan negara, wabil spesial yang kerja di BUMN atau BUMD," pungkasnya.

Baca juga : Jurusan di UBB

Mereka beberapa profesional, lanjut Hadi, tentu saja akan ambil sikap yg sangat aman untuk tidak agresif lakukan beberapa langkah strategis (slow exploration activities) sebab dapat berbuntut ke penjara.

Walau sebenarnya, menurut Hadi, bila tidak ada explorasi Production Decline akan turun mencolok sebab cuma pekerjaan eksplorasilah yang dapat meningkatkan cadangan dengan berarti. Dari masalah Karen ini, Hadi merekomendasikan pemerintah untuk selekasnya membuat kebijaksanaan yang tegas supaya bisa memperbedakan manakah ranah politik serta manakah ranah usaha. Hingga iklim usaha serta investasi aman.Hadi pun menyatakan jika apakah yang dikerjakan Karen telah pas. Menurut dia, Pertamina mesti go internasional, tidak cuma jago kandang supaya produksi nasional pun makin bertambah dengan masuknya sisi hasil produksi di luar negeri.

  • コメント

    名前
    Silahkan masukan huruf yang tertulis pada gambar di atas dengan benar.
    Komentar hanya dapat dihapus oleh pemilik Blog!
    削除
    Kasus Karen Bisa Berimbas Profesional Takut Ambil Langkah Strategis
      Komentar(0)