Membahas mengenai informasi seputar kehidupan kampus di Indonesia

Waspadai Peningkatan Kalori Usai Nikmati Hidangan Natal

Hari Natal dirayakan dengan beberapa pekerjaan serta kebiasaan menyenangkan. Diantaranya makan bersama dengan keluarga serta teman dekat terkasih dengan memakan beberapa kuliner nikmat serta menggugah hasrat yang tersaji di meja makan.

Baca juga : Jurusan di UB

Mulai kue kering, makanan bersantan serta pedas sampai minuman manis. Jumlahnya minuman dan makanan yang tersaji membuat beberapa orang kalap serta menyantapnya dalam jumlahnya banyak tiada pikirkan efek kesehatan.

Walau sebenarnya, makanan yang tersaji waktu Natal memiliki kandungan banyak gula serta kalori yang dapat mengakibatkan obesitas atau kegemukan. Diluar itu, kalap mengkonsumi makanan ikut jadi aspek terpenting melonjaknya berat tubuh. Perihal ini dibetulkan beberapa pakar.

"Jumlahnya kalori pada kue sampai 60 atau 70 kalori per buah. Makan 10 buah sama saja kita seperti makan siang. Makannya mesti dilihat kalorinya," kata DR dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH.

Bahkan juga, Carrie Regan sebagai pakar gizi menjelaskan jika di hari Natal, seorang dapat makan seputar 6.000 kalori atau seputar 3x rata-rata keperluan harian. Sayangnya, perihal ini sering tidak diakui oleh beberapa orang.

Baca juga : Jurusan di UNESA

"Umumnya saat Anda berfikir mengenai Thanksgiving atau Natal, Anda tenang saja karenanya hanya satu hari," tutur Regan seperti dikutip Globalnews.

  • コメント

    名前
    Silahkan masukan huruf yang tertulis pada gambar di atas dengan benar.
    Komentar hanya dapat dihapus oleh pemilik Blog!
    削除
    Waspadai Peningkatan Kalori Usai Nikmati Hidangan Natal
      Komentar(0)