Membahas mengenai informasi seputar kehidupan kampus di Indonesia

TKN Jokowi-Ma'ruf Nilai Beda Pendapat di Kalangan Menteri Biasa

Juru Bicara Team Kampanye Nasional (TKN) pasangan Jokowi-KH Ma'ruf Amin, Arya Sinulingga menampik asumsi jika pemerintahan Presiden Jokowi ugal-ugalan seperti pengakuan Prabowo Subianto yang dikatakan lewat account fecebooknya.

Baca juga: Jurusan di IT TELKOM

Prabowo dalam kicauannya menyentuh masalah ketidaksepemahaman beberapa Menteri pada kebijaksanaan Jokowi. Menurut Arya, ketidaksamaan opini beberapa menteri di masa saat Orde Baru ialah satu perihal yang lumrah sebab spirit reformasi yang memprioritaskan keterbukaan.

"SBY menteri-menterinya apakah tidak sempat beda opini, jaman Gus Dur, jaman Megawati sampai Pak Jokowi pemerintahan sesudah Orba itu lebih terbuka kebijaksanaannya," kata Arya waktu di konfirmasi, tempo hari.

Arya memandang, apakah yang dikatakan Prabowo tidak sesuai dengan kontek. Karena itu, dia mengharap janganlah memperbandingkan pemerintahan Jokowi dengan rezim orde baru Soeharto yang dipandang tertutup.

Orang politik Partai Persatuan Indonesia (Perindo) ini memandang, yang penting buat Jokowi menjadi Presiden masih tetap cukuplah sukses dalam mengkonsolidasikan serta mensinkronkan opini beberapa pembantunya itu.

Baca juga: Jurusan di UNIPA

Arya justeru menanyakan, apa Prabowo ingin kembalikan style pemerintahan Orde Baru yang otoriter serta tidan transparan. "Malah saya menanyakan apakah Pak Prabowo ingin kembalikan pada style pemerintahan yang Orba yang tidak transparan pada publik," pungkasnya.

  • コメント

    名前
    Silahkan masukan huruf yang tertulis pada gambar di atas dengan benar.
    Komentar hanya dapat dihapus oleh pemilik Blog!
    削除
    TKN Jokowi-Ma'ruf Nilai Beda Pendapat di Kalangan Menteri Biasa
      Komentar(0)