Membahas mengenai informasi seputar kehidupan kampus di Indonesia

BNN Sebut Napi Bayar Sipir Rp50 Juta per Minggu untuk Lancarkan Bisnis Narkoba

Tubuh Narkotika Nasional (BNN) menyebutkan Dekyan terpidana di Lapas Lubuk Pakam mengatur peredaran narkoba di lapas itu dengan membayar beberapa petugas serta sipir. Bayaran yang di keluarkan Dekyan sebesar Rp50 juta per minggu yang diserahkan pada beberapa sipir.

Baca juga: Biaya Kuliah IKJ - Biaya UKT IKJ

Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Pol Arman Depari menyampaikan, hasil dari kontrol pada narapidana Dekyan jika yang berkaitan telah berkali-kali lakukan perihal yang sama mengatur penyelundupan narkoba dari Malaysia ke Indonesia untuk digunakan, disebarkan dan dipakai untuk mengambil narapidana lainnya supaya membantunya usaha narkoba di dalam Lapas Lubuk Pakam.

"Untuk melancaran laganya Dekyan membayar beberapa petugas sekitar pada Rp50 juta/minggu. Uang itu, lanjut Arman, umumnya dimaksud dengan sandi bayar uang SPP yang dikoordinasi oleh Maredi serta seseorang sipir lainnya," kata Arman, Senin (24/9/2018).

Menurut jenderal berbintang dua memiliki rambut gonderong ini sekarang ini masih tetap di kembangkan untuk membuka keterlibatan aparat serta penyidikan mengarah tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Awal mulanya Tubuh Narkotika Nasional (BNN) sukses membuka peredaran narkoba type sabu serta pil ekstasi di Lapas Lubuk Pakam dengan mengambil alih 36,5 kg sabu-sabu serta 3.000 butir pil ekstasi. Pengungkapan ini adalah hasil operasi di Sumut mulai 16 s/d 21 September 2018.

Baca juga: Biaya Kuliah POLIMDO - Biaya UKT POLIMDO

"BNN lakukan penyelidikan di Lapas Lubuk Pakam serta tangkap Bayu seseorang kurir yang mengantarkan contoh narkoba sabu untuk disebarkan serta dipakai di dalam Lapas sekitar 50 gr (0,5 kg). Paket Narkoba ini di terima oleh Maredi seseorang sipir Lapas Lubuk Pakam atas suruhan seseorang narapidana atas nama Dekyan. Maredi serta Bayu diamankan di lapas saat serah terima narkotika," kata Arman Depari.

Sampai berita ini di turunkan SINDOnews belumlah mendapatkan konfirmasi dari pihak Lapas Lubuk Pakam ataupun Kanwil Kemenkumham Sumatera Utara.

  • コメント

    名前
    Silahkan masukan huruf yang tertulis pada gambar di atas dengan benar.
    Komentar hanya dapat dihapus oleh pemilik Blog!
    削除
    BNN Sebut Napi Bayar Sipir Rp50 Juta per Minggu untuk Lancarkan Bisnis Narkoba
      Komentar(0)