Membahas mengenai informasi seputar kehidupan kampus di Indonesia

Mantan Wakil Rektor UI Dihukum Penjara 2,5 Tahun

Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) menghukum bekas Wakil Rektor II Bagian Sumber Daya Manusia (SDM), Keuangan, serta Administrasi Umum Kampus Indonesia (UI) Tafsir Nurchamid dengan pidana 2 tahun 6 bulan penjara.

Majelis hakim yang terdiri atas Sinung Hermawan sebagai ketua merangkap anggota dengan anggota Ibnu Basuki Widodo, Aviantara, Slamet Subagyo, serta Djoko Subagyo yakini Tafsir dapat dibuktikan dengan resmi serta memberikan keyakinan lakukan korupsi dengan berbarengan dengan beberapa pihak dalam pengadaan barang serta layanan project instalasi infrastruktur tehnologi info Gedung Perpustakaan UI tahun biaya 2010.

Baca juga: Biaya Kuliah STMI - Pendaftaran STMI

Majelis tidak temukan ihwal atau argumen untuk menghapuskan karakter perbuatan Tafsir. Hingga terdakwa mesti dijatuhi pidana sesuai dengan tindakannya.

" Mengadili, menjatuhkan pidana penjara 2 tahun serta 6 bulan. Serta denda Rp200 juta, jika denda tidak dibayar ditukar pidana kurungan saat 2 bulan, " tegas Sinung saatt membacakan amar putusan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (3/12/2014).

Putusan Tafsir ini lebih mudah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yaitu, berbentuk pidana penjara saat 5 tahun serta pidana denda sebesar Rp500 juta subsider pidana kurungan saat 5 bulan.

Majelis lihat, pleidoi (nota pembelaan) yang telah dikatakan Tafsir serta team penasehat hukumnya mesti dikesampingkan. Pleidoi itu cuma dapat jadikan beberapa hal dalam pertimbangan berat ringannya pidananya yang dijatuhkan. Hingga, dalam membuat amar putusan, majelis memperhitungkan ihwal memudahkan serta memberatkan.

Pertimbangan memudahkan buat Tafsir yaitu, laku sopan di persidangan, tidak pernah dijatuhi pidana awal mulanya, menyesali tindakannya, serta masih tetap memiliki tanggungan keluarga.

" Hal memberatkan, perbuatan terdakwa tidak mensupport program pemerintah dalam rencana pemberantasan korupsi serta membuat pemerintahan yang bersih serta berwibawa, " tegas Sinung.

Perbuatan pidana Tafsir sama dengan Masalah 3 Undang-Undang (UU) Nomer 31/1999 seperti sudah dirubah dengan UU Nomer 20/2001 mengenai Pemberantasan Tipikor jo Masalah 55 ayat (1) ke- (1) KUH Pidana, sesuai dengan tuduhan ke-2.

Tafsir dinilai dapat dibuktikan lakukan perbuatan pidana serta tidak mematuhi dengan lakukan penyalahgunaan kewenangan dalam jabatannya sebagai Petinggi Pembuat Prinsip (PPK) untuk memperkaya diri pribadi atau orang yang lain atau korporasi.

Anggota majelis hakim Aviantara menjelaskan, dalam project dengan pagu biaya intalasasi TI UI sebesar Rp21 miliar didalam tuduhan serta tuntutan JPU memberikan kerugian negara c. q UI sebesar Rp13. 076. 468. 246 sesuai dengan perhitungan Tubuh Pemeriksa Keuangan (BPK).

Baca juga: Biaya Kuliah STKS - Pendaftaran STKS

Tetapi dari fakta-fakta persidangan diketemukan jika alat-alat sejumlah lebih dari Rp4, 6 miliar yang telah dipasang PT Netsindo Inter Buana sebagai pemenang tender telah dipakai serta berperan dengan baik di Perpustakaan Utama UI.

Hingga nilai kerugian negara sebaiknya dikurangkan pada Rp13, 076 miliar dengan Rp4, 6 miliar. " Hingga besarnya kerugian negara merupakan Rp8. 425. 435. 201, 6, " papar Aviantara.

  • コメント

    名前
    Silahkan masukan huruf yang tertulis pada gambar di atas dengan benar.
    Komentar hanya dapat dihapus oleh pemilik Blog!
    削除
    Mantan Wakil Rektor UI Dihukum Penjara 2,5 Tahun
      Komentar(0)