Membahas mengenai informasi seputar kehidupan kampus di Indonesia

Gandeng UNM, Bionas Kembangkan Teknologi Biofuel

Produsen daya nonfosil, Bionas Daya Indonesia (BEI) bekerja bersama dengan Kampus Negeri Makassar (UNM) mengadakan workshop energy saving di lantai II gedung Menara Phinisi Makassar, tempo hari.

Workshop yang dibarengi beberapa ratus peserta datang dari kelompok mahasiswa, aktor usaha industri, pemerintahan serta perwakilan BUMN di hadiri CEO Bionas Grup Zurina Amnan, Executive Chairman Bionas Grup Dato Sri Mohmmad Jafri, CEO Bionas Daya Indonesia Hendry H Widjaya, dan Wakil Rektor II UNM DR Nurdin Noni.

Baca juga: Biaya Kuliah IKJ - Pendaftaran IKJ

Di Indonesia, UNM jadi kampus pertama yang dibawa Bionas bekerja bersama untuk meningkatkan tehnologi biofuel.

Tehnologi ini bisa mengirit pemakaian bahan bakar seperti premium, pertamax serta solar. UNM akan menolong lakukan penelitian pemakaian produk yang dibuat dalam beberapa bagian.

Zurina Amnan menyampaikan, produk Bionas begitu pas diaplikasikan di Indonesia, ditambah lagi produk ini ramah lingkungan dengan manfaatkan minyak pohon jarak, serta penting bisa mengirit pemakaian BBM yang sampai kini digunakan di Indonesia.

" Kami menggabungkan perkembangan tehnologi nano yang diaplikasikan pada additif, nano-emulsion serta polarization memakai bahan basic dari tanaman jarak. Kombinasi itu bisa memotong cost tarif basic listrik sampai 20%, " katanya.

Dia menuturkan, tehnologi ramah lingkungan manfaatkan buah atau biji jarak serta air menjadi salah satunya komponen utama di dalamnya, hingga bisa mengirit bahan bakar fosil.

CEO Bionas Daya Indonesia Hendry H Widjaya menjelaskan, salah satunya produk yang dibuat dari tehnologi Nano Emulsi serta Polarisasi merupakan Bionas M30, terbagi dalam 70% BBM serta 30% bahan bakar tanaman Jarak. M30 diklaim lebih hemat, ramah lingkungan serta waktu pembakaran lebih lama.

" Kami ada semenjak 2009 serta mensuplai 52 negara didunia, di Indonesia telah masuk semenjak 18 Desember 2014. Serta di Makassar diinginkan tahun ini makin diketahui, ditambah lagi nanti ada gagasan jadikan UNM menjadi pusat peningkatan produksi produk ini, " katanya.

Baca juga: Biaya Kuliah ATMI - Pendaftaran ATMI

Wakil Rektor II UNM DR Nurdin Noni menuturkan, lewat kerja sama ini UNM akan jadikan menjadi Center of Excellent yang dikasih amanah lakukan tes unjuk kerja dari produk ini, ditambah lagi yang akan datang akan di bangun museum tehnologi nano-emulsion serta polarization.

" UNM diambil untuk project ini, karena UNM membuahkan tenaga pendidik tiap-tiap tahun nya sampai beberapa ribu orang. Karena itu, dengan tehnologi itu diinginkan UNM bisa menolong mengemukakan ke pemerintah untuk selekasnya bisa diaplikasikan di penduduk, " tuturnya.

Diluar itu, dari kerja sama ini nanti UNM bisa menjadi kiblat implementasi tehnologi nano-emulsion serta polarization.

  • コメント

    名前
    Silahkan masukan huruf yang tertulis pada gambar di atas dengan benar.
    Komentar hanya dapat dihapus oleh pemilik Blog!
    削除
    Gandeng UNM, Bionas Kembangkan Teknologi Biofuel
      Komentar(0)