Membahas mengenai informasi seputar kehidupan kampus di Indonesia

UIN: Tak Ada Mahasiswi yang Tertangkap Basah Ngamar

Kampus Islam Negeri (UIN) Yogyakarta menyebutkan tidak ada mahasiswinya yang tertangkap basah ngamar di Hotel/Penginapan Krasan.

Semula di beritakan DBH serta AW sepasang mahasiswa tertangkap basah tengah ngamar di hotel itu pada 11 September kemarin. Kedua-duanya sudah disidangkan dengan delapan pasangan yang lain di Pengadilan Negeri (PN) Bantul esok harinya.

Baca juga: Jurusan di UIN Jakarta

Humas UIN Yogyakarta, Maharani menyanggah bila mahasiswi yang tertangkap basah itu yaitu salah satunya peserta didik di kampusnya.

Karena, sesudah berita itu nampak di mass media, pihak UIN segera berupaya mempelajari satu-satu nama mahasiswa mereka. Serta dia menandaskan tidak ada mahasiswi UIN yang berinisial DBH itu.

“Satu persatu telah kami check, serta tidak ada yang namanya seperti yang di beritakan itu, ”tuturnya, Selasa (22/9/2015). Manfaat memberikan keyakinan lagi, pihak UIN sudah kirim utusan ke Mapolres Bantul mencari data siapa sebetulnya DBH itu.

Dari data yang didapat itu di ketahui bila DBH yaitu ibu rumah-tangga. Hingga dia menandaskan bila tidak ada mahasiswa mereka yang ikut tertangkap basah dalam razia yang dikerjakan oleh Polres Bantul.

Maharani memohon supaya berita yang tetap terpampang di sebagian media supaya diralat, karena satu-satu nama mahasiswa mereka telah di teliti.

Dia menandaskan bila mahasiswa yang tertangkap basah bertindak tidak terpuji akan mendapatkan sangsi dari pihak universitas. Sangsi sangat berat yaitu di keluarkan. “Kalau benar, kelak akan di keluarkan serta tidak jadi mahasiswa UIN lagi, ” tegasnya.

Dalam berita setelah itu, Sepasang mahasiswa dari Kampus Islam Negeri (UIN) Yogyakarta tertangkap basah tengah berduaan dalam kamar suatu hotel.

Mahasiswi UIN asal Kecamatan Pleret, DBL (18) tertangkap basah tengah berduaan bersama dengan AW (22) mahasiswa asal Surabaya. Kedua-duanya tertangkap basah berduaan dalam razia yang diselenggarakan oleh aparat Polres Bantul, Kamis 11 September sore di Hotel Krasan.

Baca juga: Jurusan di IPB

Walau dalam data Polres Bantul DBL yaitu ibu rumah-tangga, tetapi waktu di tanya oleh Hakim Supandrio dalam sidang yang diselenggarakan 12 September 2015, DBL mengakui menjadi mahasiswi UIN Jurusan Keuangan Syariah.

Karena mahasiswa UIN, jadi majelis hakim menyesalkan hal itu serta pada akhirnya dijatuhi sangsi sangat berat dengan denda Rp700 ribu. “Anda itu mahasiswi, semestinya pekerjaan anda belajar, ” tutur hakim Supandrio saat itu.

  • コメント

    名前
    Silahkan masukan huruf yang tertulis pada gambar di atas dengan benar.
    Komentar hanya dapat dihapus oleh pemilik Blog!
    削除
    UIN: Tak Ada Mahasiswi yang Tertangkap Basah Ngamar
      Komentar(0)