Membahas mengenai informasi seputar kehidupan kampus di Indonesia

Mahasiswa UMM Ciptkan Mesin Perontok Padi Ramah Lingkungan

Mesin perontok padi ramah lingkungan, sukses di ciptakan mahasiswa Tehnik Industri, Fakultas Tehnik Kampus Muhammadiyah Malang. Alat perontok padi itu, dinamakan Screentel Padi.

Screentel Padi, menurut satu diantara anggota tim yang menciptakannya, Cyntia Fea Saputri, menjadi alat untuk memisahkan bulit padi dengan gagangnya sementara panen. " Alat itu jadi alternatif buat petani, untuk membantu serta menghemat cost sementara panen padi, " tukasnya.

Baca juga: Biaya Kuliah PENS - Pendaftaran PENS

Sampai kini, petani terdapat banyak memanfaatkan beberapa cara manual dalam merontokkan padi. Yaitu, lewat cara dipukulkan diatas papan kayi, atau batu. Menyebabkan, padi tidak dapat rontok dengan cara prima. Bahkan juga, banyak yang terbuang percuma.

Beberapa petani, ada yang telah memanfaatkan mesin perontok padi bertenaga disel. Cyntia menyebutkan, mesin disel cuma dapat digerakkan dengan bahan bakar minyak. Buat petani kecil, tentu bakal berat membiayai bahan bakar minyak itu cuma untuk merontokkan padi.

Screentel Padi datang jadi alternatif untuk menanggulangi masalah sampai kini. " Alat itu dirancang privat, maka gampang digerakkan dengan tenaga manusia. Diluar itu, gampang dibawa kemana saja, pokoknya untuk area pertanian yang akses jalannya sempit, " terangnya.

Desainnya benar-benar simpel maka gampang untuk digerakkan oleh manusia. Rancangan yang ergonimia itu, dapat juga menghemat kekuatan dan menghimpit terjadinya cedera otot buat operatornya.

Pengoperasiannya benar-benar gampang. Petani tinggal mengayuh pedalnya, serta dengan cara automatis alat bakal bergerak memutar untuk merontokkan padi yang dimasukkan ke alat itu. Pada pedal dengan mesin perontok, dikaitkan oleh gir yang dapat dirapikan sesuai sama kepentingan penggunanya.

Baca juga: Biaya Kuliah UNRI - Pendaftaran UNRI

Alat itu menurut dia, senantiasa berupaya disempurnakan untuk beroleh hasil optimal, serta menolong petani sementara panen padi. " Harapannya dapat lekas di tawarkan dengan harga yang terjangkau oleh petani. Yaitu seputar Rp1, 5 juta-Rp2 juta, " tukasnya.

  • コメント

    名前
    Silahkan masukan huruf yang tertulis pada gambar di atas dengan benar.
    Komentar hanya dapat dihapus oleh pemilik Blog!
    削除
    Mahasiswa UMM Ciptkan Mesin Perontok Padi Ramah Lingkungan
      Komentar(0)