Membahas mengenai informasi seputar kehidupan kampus di Indonesia

Hal yang Dibutuhkan Untuk Kuliah di Belanda

Pelajar Indonesia yang tertarik mendaftar ke perguruan tinggi Belanda tambah baik banyak-banyak mencari info. Pasalnya, seleksi masuk kampus disana cukup bermacam, bergantung studi yang di ambil serta universitas yang dituju.

" Untuk bagian studi spesifik, calon mahasiswa memanglah diharuskan ikuti sebagian type tes, " ucap Head International Office Social Sciences of Radboud University Nijmegen, Belanda, Robin E Kayser, saat didapati dalam acara pameran pendidikan Dutch Placement Day 2016 di Erasmus Huis, Jakarta, Jumat (4/11/2016).

Bagian studi yang lebih kompleks, lanjut Kayser, relatif memerlukan level pemahaman basic cukup kuat.

" Untuk studi Artificial Intelligence (di kampus kami), calon mahasiswa diwajibkan ikuti tes matematika karna mereka butuh menjangkau penguasaan matematika pada tingkat lebih tinggi, " ungkap Kayser, waktu terlibat perbincangan dengan Kompas. com di sela pameran yang diadakan Nuffic Neso itu.

Baca juga : Akreditasi Prodi UNDIP

Sebagian jurusan di Radboud University Nijmegen mengharuskan juga calon mahasiswanya menulis motivation letter saat mendaftar. Ditambah lagi bila jumlah kursi yang di tawarkan terbatas.

" Program studi psikologi kami, umpamanya, tahun ini jumlahnya juga akan dikurangi dari 700 kursi jadi 500 saja. Jadi, kami lebih selektif. Motivasi calon mahasiswa juga kami nilai, " papar Kayser.

Tetapi, pada umumnya kampus disana cuma mempelajari dokumen lamaran waktu lakukan seleksi penerimaan. Dari dokumen itu ditelaah kecocokan calon mahasiswa dengan bagian studi yang disukai.

Lain universitas, lain prasyarat

Perlu untuk diketahui, setiap perguruan tinggi di Belanda miliki kebijakan sendiri masalah penerimaan mahasiswa. Lain perguruan tinggi, beda juga tolok ukurnya.

Perwakilan Fontys University of Applied Sciences, umpamanya, di acara itu mengemukakan tak ada tes penambahan waktu mendaftar ke kampusnya. Cuma saja, sebagian bagian studi menuntut persyaratan lebih khusus.

Jadi contoh, program sarjana jurusan Information and Communication Technology di Fontys University of Applied Sciences mewajibkan calon mahasiswa mempunyai nilai eksakta minimum 7, 5 dalam taraf 10.

" Kemudian, calon mahasiswa tinggal menanti pengumuman apakah di terima atau tidak, " ucap Olga Kuypers-Martens, Program Manager and Course Coordinator of Fontys University of Applied Sciences pada saat yang sama.

Menurut Kuypers-Martens, di kampusnya juga cuma sebagian program studi spesifik yang mengharuskan motivation letter dalam berkas lamaran. Walau sekian, kata dia, tidak ada kelirunya memasukkan surat itu walau tidak diharuskan jadi kriteria program studi yang disukai.

" Menulis motivation letter senantiasa (miliki dampak) bagus, " tutur Kuypers-Martens.

Dalam acara pameran pendidikan itu, ada sekitaran 28 perguruan tinggi asal Belanda. Jumlah peserta yang datang untuk mencari info juga cukup banyak, menjangkau lebih dari 700 orang.

Diantara pelajar itu, salah nya ialah Natasha (24 tahun). Menggenggam banyak brosur kampus di tangan, diakuinya tengah mencari perguruan tinggi untuk meneruskan studi pascasarjananya (S2).

" Saya ingin meneruskan S-2 bagian Diplomasi. Sekali lagi cari info mengenai kecocokan jurusan, cost, serta intake (tanggal mulai kuliah). (Beberapa hal) ini kan perlu (di ketahui), " tutur Natasha.

Baca juga : Akreditasi Prodi UNS

Masalah pembiayaan, Natasha sesungguhnya telah didukung penuh lewat satu diantara beasiswa dari pemerintah. Dia cuma butuh melamar ke kampus untuk mengantongi Letter of Acceptance.

Hingga hari itu, Natasha mengakui tertarik dengan tawaran dari Leiden University. Argumennya, fakultas hukum—tempat studinya bernaung—di universitas ini mempunyai kwalitas baik. Di Belanda, Leiden juga masuk posisi tiga besar perguruan tinggi.

" Terlebih universitas (yang menginginkan) saya (masuki) berada di Den Haag yang disebut pusat pemerintahan Belanda, " ucap Natasha.

Untuk sistem seleksi, papar Natasha, Leiden University memohon berkas seperti transkrip nilai, ijazah, motivation letter, serta dua surat referensi.

Terkecuali Natasha, peserta pameran beda juga tampak ketertarikan mengantre menanti giliran diskusi dengan perwakilan kampus. Banyak dari mereka tampak telah membawa berkas seperti ijazah serta transkrip nilai.

" Pihak perguruan tinggi juga akan mengecek latar belakang pendidikan peserta lantas berikan input berkaitan tingkat peluang mereka di terima di kampus itu, " ungkap Direktur Nuffic Neso Indonesia, Mervin Bakker, yang didapati Kompas. com di acara itu.

Menurut Bakker, perwakilan perguruan tinggi yang ada di Dutch Placement Day 2016 juga akan jujur mengemukakan apabila kwalifikasi peserta belum juga penuhi kriteria dari universitas dambaan. Demikian juga demikian sebaliknya.

Acara seperti Dutch Placement Day, kata Bakker, yaitu satu diantara langkah untuk beberapa pelajar Indonesia yang miliki ketertarikan meneruskan kuliah di Belanda. Di acara-acara begini, tutur dia, beberapa pelajar itu miliki peluang memperoleh sebanyak-banyaknya info yang dibutuhkan.

Pada akhir acara, berharap Bakker, beberapa pelajar miliki deskripsi riil mengenai perkuliahan disana. Jikalau belum juga terpuaskan dengan info dari Dutch Placement Day 2016 atau bahkan juga lewatkan mendatanginya, tambah dia, masih tetap ada pameran beda yang dapat disambangi.

Satu diantara pameran itu, sebut Bakker, yaitu satu diantaranya European Higher Education Fair (EHEF) 2016. Kurang lebih 100 institusi pendidikan dari Eropa, termasuk juga Belanda, ada dalam acara yang juga akan berjalan di sebagian kota.

Di Jakarta, EHEF di gelar di Balai Kartini pada 5-6 November 2016. Acara yang sama diantaranya juga akan di gelar juga di Surabaya, Jawa Timur, pada 8 November 2016. Cobalah saja sambangi pameran ini, bila memang sungguh-sungguh tertarik kuliah di Belanda....

  • コメント

    名前
    Silahkan masukan huruf yang tertulis pada gambar di atas dengan benar.
    Komentar hanya dapat dihapus oleh pemilik Blog!
    削除
    Hal yang Dibutuhkan Untuk Kuliah di Belanda
      Komentar(0)